| Su | Mo | Tu | We | Th | Fr | Sa |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 |
Orang-orang bilang S3 itu hanya untuk kelompok orang yang kurang kerjaan. Orang-orang bilang itu S3 hanya untuk orang yang mempunyai otak jenius nan cermelang. Orang-orang bilang, S3 hanya untuk kelompok orang yang senang mempunyai kartu nama dengan titel segambreng. Orang-orang bilang S3 itu jika sudah tidak ada lagi yang ingin dicapai dalam hidup.
Lalu mengapa aku masih mau mengambil S3? Apalagi aku baru saja lulus S1.
Orang-orang bilang S3 butuh pengalaman riset yang kuat. Orang-orang bilang S3 itu adalah saatnya terbang bukan belajar terbang. Orang-orang bilang S3 itu butuh S2.
Lalu mengapa aku masih mau mengambil S3? Apalagi aku belum mempunyai pengalaman di bidang research.
Orang-orang bilang bekerja lebih baik dari pada sekolah lagi. Orang-orang bilang sekolah lagi itu ngabisin duit dan waktu. Orang-orang bilang bekerja lebih pasti.
Lalu mengapa aku masih mau mengambil S3? Apalagi bidang ku belum tentu bisa diaplikasikan.
Orang-orang bisa bilang begitu, tetapi aku mau karena aku mau menggunakan akalku untuk berpikir di saat aku bisa. Aku mau karena ini investasi di masa mendatang. Aku mau karena ini kesempatan aku untuk memperbaiki kondisi hidupku.
Huehue.. uda ah puisi-puisinya. Lagi stress dan banyak pikiran, jadi larinya ke nulis-nulis deh. Well, pernah ntn pelem {proof} belom? Nah dalam pelem ini ada suatu quote yang gw suka. Kalau prime time untuk performance otak kita adalah umur 22-24 tahun. Setelah itu otak akan mulai berdegenerasi secara perlahan. Dan mungkin itu benar. Ada suatu quote dari seseorang Prof di organisasi riset di sini yang mengatakan "Students adalah resource yang paling baik untuk mendapatkan ide yang bagus-bagus". Ada benarnya juga kalau ditilik dan diteliti lebih lanjut. Kalau kita perhatikan lomba-lomba inovasi biasanya didominasi oleh lomba-lomba yang ditargetkan untuk students. Sebuah company yang mapan, dapat dengan cepat dan rapi dalam membuat sebuah produk. Tetapi, ide pembuatan produk itu lah yang aga sulit. Jadi sekarang lah masa-masa kita bisa berinovasi secara maksimal.
Alasan kedua kenapa aku mau ambil ini opportunity adalah untuk investasi masa depan. Banyak yang bilang sekolah tingkat tinggi itu hanya menghabiskan waktu dan uang. Yang didapat hanyalah kepuasan batin. Kalau dihitung berdasarkan ilmu ekonomi, ternyata nga juga. Keunggulan lulusan yang mempunyai higher degree adalah ketika ia sudah mempunyai pengalaman kerja yang setara dengan yang lainnya. Ketika itu, orang yang mempunyai higher degree akan mendapatkan promosi dan benefits lebih banyak dari yang tidak memilikinya. Well, at least itu yang gw liat di sini. Maka itulah S2, S3 itu investasi masa depan. Hasilnya baru bisa dipetik di masa mendatang.
Maka dari itu, kalau kamu mampu dan ada kesempatan untuk S2 atau S3, ambilah kesempatan itu. Karena kesempatan itu adalah kesempatan yang datang hanya sekali seumur hidupmu. Mengambil master pada umur 30an akhir itu sulit. Mengambil PhD pada umur 40an awal, itu juga hanya akan memuaskan ego diri saja. Sekolahlah selagi kamu muda!
*ada yang kena kompornya nga yah?* huehue.
Iyap resiko S3 itu overqualified.. Tapi klo lo bisa bidik riset lo agar ada industri yang bisa mengaplikasikannya, itu bakalan berguna banget.
Besides, S3 is another course for learning how do we do research well. period. Jadi seharusnya setelah lulus S3, kita bisa aplikasikan "transferable skill" kita ke yang lain.
gw gak bisa lebih setuju dari ungkapan lu di atas...
sampai sekarang gw juga masih memimpikan bisa melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya yg gw mampu 
ada beasiswa gak? 
Ok fe, tar gw kabarin elo klo ada beasiswa. Kemaren2x ada 2 klo nga salah. Oh ya coba siapin buat Endeavour scholarship aja.. kaenya closing datenya taon depan deh.
'"Word Question: Type this phrase or word "arnoldganteng"'... akhirnya copy paste 
sundut sumbunya =))
lemme ask around here to see what they think. gw rasa org2 sini punya pola pikir rada beda. mereka lebih berorientasi pada "mau" atau "tidak mau", dan "mampu" atau "tidak mampu" (mampunya baik secara mental maupun secara finansial). kalo misalnya ada yg mau kuliah tapi gak punya duit, ya kerja dulu ngumpulin duit buat kuliah (bbrp org di sini udah hampir mo 30-an tapi baru ngambil S1). kl misalnya ngerasa mampu buat ngambil S1 and mau, ya diambil. kl gak mau, ya gak diambil. seterusnya utk S2 dan S3. jadi faktor-faktor ini lebih berperan daripada paragraf pertama yang dicetak miring. itu sih sejauh pengamatan gw ngambil kuliah2 di sini. mhs2nya pada semangat2 terutama di kuliah2 yg advance.
yap, lo bener ham.. klo di sini mah semua orang juga aware tentang hal itu..
Kalau di indo pikirannya aga berbeda 
[quote] *ada yang kena kompornya nga yah?* huehue. [/endquote]
wah, ini toh yang nyubsidi kompor buat rakyat..
hidup arnold

~harapanBuatDikauDiMasaMendatangUntukMemajukanIndonesia 
~semogaGwJugaBisa 
Kalo menurutku seh ...semakin cepat ngambil S3, maka akan lebih baik. Karena habis itu kita bisa fokus dengan kerjaan..tanpa embel-embel di kejar untuk studi lagi. Banyak manfaatnya kalo kita ngambil pendidikan lanjutan dalam waktu masih muda. pastinya kita lebih dibanding seumuran bro...
Kalo jadi S3 di perusahaan
Kalo jadi S3 di perusahaan bisa dibilang overqualified.
Tapi, kalo otak lo nyampe S3, kenapa gak? Susah loh dapetinnya. Lo juga berpeluang buat riset, which is mungkin di sini gak terlalu dihargai, tetapi itu yang membuat Jepang, Amerika, Korea Selatan, Cina, dll sebagai negara maju dan mengapa Boeing mau menginvestasikan uangnya untuk 51 tahun riset (cmiiw).